Side hustle.
Built with intent.

Aku product designer. Di luar jam kerja, aku bikin produk yang aku butuhin sendiri—setiap output dikurasi manusia, bukan sekadar di-generate AI. Hobi yang nyata, hasil yang nyata.

G
Grove ▸ Second Brain
"Semua catatan, dokumen, dan ide dalam satu wadah yang nyambung. Self-hosted, privat, dan rapi."
Coming Soon
Monchi
soon
Financial app yang ngerti kebiasaan belanja kamu. Catat, kategorikan, dan pahami ke mana uangmu pergi.
Coming Soon
Jasa Website
Untuk bisnis & UMKM
Mau punya website tapi bingung mulai dari mana? ▣ Aku bantu dari nol sampai online. live
AI-Assisted · Human-Verified · Real Value · No Fluff · Shipped with Intent · Built to Last · Quality Over Quantity · Side Hustle. Real Results. · AI-Assisted · Human-Verified · Real Value · No Fluff · Shipped with Intent · Built to Last · Quality Over Quantity · Side Hustle. Real Results. ·

Manifesto

AI adalah alat.
Bukan pengganti
pikiran kritis.

Sebagai product designer yang aktif di industri digital, aku merasakan sendiri—terlalu banyak tools, terlalu banyak noise. App yang harusnya bikin produktif malah bikin clutter karena informasi tersebar di mana-mana.

Zenlabs AI adalah side hustle yang lahir dari frustrasi itu. Di luar jam kerja, aku build produk yang menyatukan, bukan menambah—tools yang benar-benar aku butuhkan sehari-hari, lalu aku publish supaya orang lain juga bisa pakai.

Anti AI Slop — output dikurasi, bukan di-dump
Value-driven — setiap produk harus punya alasan untuk ada
Iterative — ship cepat, tapi selalu dengan tujuan yang jelas
Transparent — aku terbuka tentang bagaimana AI aku gunakan
Indie Studio — small team, big intent

Built for real use.

Setiap produk Zenlabs aku pakai sendiri setiap hari. Kalau aku gak mau pakai produkku sendiri, berarti produknya belum layak dipublish.

Self-Used Daily
Quality-First
Anti-Slop
Design-Driven
Iterative
Indie-Built
Daily Usage
produk sendiri · setiap hari
dogfooding — pakai sendiri sebelum publish
Solve masalah nyata
UX yang aku mau pakai
Performa yang acceptable
Fitur yang gak kepake → cut

Dogfooding.

Aku user pertama dari setiap produk yang aku buat. Kalau ada yang gak enak dipakai, aku fix dulu sebelum orang lain coba.

Design Mindset
"Produk yang bagus bukan yang paling banyak fitur—tapi yang paling enak dipakai."
Prinsip
"AI sebagai tools, bukan pengganti taste dan keputusan desain."

Product designer mindset.

Setiap keputusan produk didasari perspektif desain — bukan sekadar bisa jalan, tapi harus terasa benar saat dipakai.

Cara Kerja

I build.
I ship.

Sebagai product designer, aku membangun dari masalah nyata—yang aku alami sendiri dan yang aku lihat di sekitar. Kalau masalahnya nyata, solusinya juga harus nyata.

01
Identify Real Problems
Semua dimulai dari masalah yang aku alami sendiri atau yang aku temukan di sekitar. Bukan trend, bukan hype—tapi friction nyata yang butuh solusi.
02
Build with AI + Human
AI mempercepat development. Manusia memastikan kualitas. Setiap baris kode dan setiap keputusan desain punya alasan.
03
Curate Before Ship
Output AI tidak langsung publish. Setiap fitur, copy, dan flow melewati kurasi manusia sebelum sampai ke user.
04
Ship Fast, Ship Right
Aku percaya kecepatan tanpa kualitas itu sia-sia. Launch cepat, tapi hanya kalau produk benar-benar siap.
05
Iterate from Feedback
Setelah ship, aku dengarkan user. Feedback nyata jadi bahan iterasi—bukan asumsi atau vanity metrics.
06
Open & Transparent
Aku terbuka soal proses, tools, dan keputusan. Karena produk yang baik dibangun di atas kepercayaan.

Produk

Yang sedang
aku bangun.

01
Grove
Second brain — satukan catatan, dokumen, dan ide jadi satu wadah yang nyambung
Coming Soon
Web App
02
Monchi
Financial app — catat, kategorikan, dan pahami ke mana uangmu pergi
Coming Soon
Mobile App
03
Jasa Pembuatan Website
Untuk bisnis & UMKM — dari nol sampai online, dikerjakan dengan rapi
Live
Layanan ↗

Proses

Di balik
setiap produk.

Dari menemukan masalah sampai mengirim solusi. Ini proses yang aku jalani untuk setiap produk yang aku bangun.

01
Discover
Aku mulai dari friction nyata—masalah yang aku alami sendiri atau yang aku temukan di sekitar. Bukan asumsi, tapi pengalaman langsung.
Discovery
02
Define
Masalah dipersempit jadi solusi yang jelas. Apa yang harus ada, apa yang tidak. Scope kecil, impact besar—itu prinsipnya.
Strategy
03
Develop
AI mempercepat coding dan prototyping. Manusia memastikan setiap keputusan punya alasan. Build cepat, tapi tidak asal jadi.
Development
04
Deliver
Produk di-ship ke user nyata. Feedback dikumpulkan, iterasi dilakukan. Selesai bukan berarti berhenti—tapi mulai mendengarkan.
Launch

Let's build
something real.

Punya ide produk yang ingin dieksekusi dengan benar? Atau butuh bantuan integrasi AI yang tidak menghasilkan sampah? Yuk ngobrol dulu.