Aku product designer. Di luar jam kerja, aku bikin produk yang aku butuhin sendiri—setiap output dikurasi manusia, bukan sekadar di-generate AI. Hobi yang nyata, hasil yang nyata.
Manifesto
Sebagai product designer yang aktif di industri digital, aku merasakan sendiri—terlalu banyak tools, terlalu banyak noise. App yang harusnya bikin produktif malah bikin clutter karena informasi tersebar di mana-mana.
Zenlabs AI adalah side hustle yang lahir dari frustrasi itu. Di luar jam kerja, aku build produk yang menyatukan, bukan menambah—tools yang benar-benar aku butuhkan sehari-hari, lalu aku publish supaya orang lain juga bisa pakai.
Setiap produk Zenlabs aku pakai sendiri setiap hari. Kalau aku gak mau pakai produkku sendiri, berarti produknya belum layak dipublish.
Aku user pertama dari setiap produk yang aku buat. Kalau ada yang gak enak dipakai, aku fix dulu sebelum orang lain coba.
Setiap keputusan produk didasari perspektif desain — bukan sekadar bisa jalan, tapi harus terasa benar saat dipakai.
Cara Kerja
Sebagai product designer, aku membangun dari masalah nyata—yang aku alami sendiri dan yang aku lihat di sekitar. Kalau masalahnya nyata, solusinya juga harus nyata.
Produk
Proses
Dari menemukan masalah sampai mengirim solusi. Ini proses yang aku jalani untuk setiap produk yang aku bangun.
Punya ide produk yang ingin dieksekusi dengan benar? Atau butuh bantuan integrasi AI yang tidak menghasilkan sampah? Yuk ngobrol dulu.